
OPEC+ siap mengambil tindakan lebih demi menstabilkan pasar mata uang dan komoditas. Sekutu tersebut dilaporkan sepakat untuk bertemu kapan saja jika diperlukan.
Negara-negara peserta menegaskan kesiapan mereka untuk tetap berhubungan dan "mengambil tindakan tambahan langsung untuk menangani perkembangan pasar dan mendukung keseimbangan pasar minyak dan stabilitasnya jika diperlukan."
Pada rapat 4 Desember, OPEC dan sekutunya memutuskan untuk menjaga kuotasi mereka saat ini tidak berubah. Sebelumnya, kartel tersebut menurunkan produksi minyak mentahnya hingga 9,7 juta barel per hari mulai Mei 2020. Langkah ini datang dari penurunan tajam permintaan minyak di tengah pandemi COVID-19. Pada Agustus 2022, mayoritas anggota OPEC+ menyatakan keinginan mereka untuk menarik diri dari kesepakatan tersebut. Namun, situasinya berubah, yang memaksa sekutu beralih ke pemotongan produksi minyak lanjutan sebesar 2 juta barel per hari mulai November 2022.
Hingga hari ini, negara-negara pengekspor utama sepakat untuk tetap pada kebijakan mereka saat ini yaitu membatasi produksi minyak yang diadopsi pada Oktober 2022. Rapat OPEC+ berikutnya dijadwalkan pada Juni 2023.
Komentar: