logo

FX.co ★ Harga minyak tidak mungkin melebihi $110 per barel pada 2023

Harga minyak tidak mungkin melebihi $110 per barel pada 2023

Harga minyak tidak mungkin melebihi $110 per barel pada 2023

Menurut para analis, pada 2023, Rusia akan melanjutkan pasokan minyak ke India dan Tiongkok. Keputusan tersebut diambil tepat setelah Uni Eropa memperkenalkan batas harga pada minyak Rusia. Terlebih, sebagian besar faktor yang membentuk harga minyak tahun ini kemungkinan akan tetap berlaku di tahun mendatang.

Terhadap latar belakang ini, minyak mentah Brent akan sulit melewati level $110 per barel. Selain itu, harga Brent acuan dapat turun di bawah $75 per barel.

Menurut estimasi awal, pada 2023, harga minyak akan dipengaruhi oleh faktor-faktor geopolitik, misalnya level resesi di negara-negara maju, permintaan untuk energi di Tiongkok, dan diberlakukannya batas harga pada hidrokarbon. Jika permintaan tetap sama, harga minyak kemungkinan tidak akan berubah.

Setelah Uni Eropa memberlakukan batas harga pada minyak Rusia, negara itu mulai memasok minyaknya ke pasar Tiongkok dan India. Analis berpendapat bahwa Rusia membutuhkan mitra Asia dan menerima persyaratan mereka, termasuk potongan harga pada minyak. Namun, produksi minyak yang lebih rendah di Rusia dapat mendorong harga minyak global.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: