logo

FX.co ★ Musk: Twitter 'tak mungkin' bangkrut

Musk: Twitter 'tak mungkin' bangkrut

Musk: Twitter 'tak mungkin' bangkrut

Menurut miliarder terkenal Elon Musk, Twitter tak mungkin bangkrut dalam waktu dekat. Namun, pada November 2022, pemilik Tesla dan SpaceX ini mengantisipasi skenario sebaliknya.

Musk yakin bahwa kebangkrutan Twitter hanya mungkin terwujud jika biaya perusahaan melebihi pendapatan. Saat ini, perusahaan masih jauh dari skenario seperti itu, kata sang pengusaha.

“Twitter belum aman, hanya belum di jalur cepat menuju kebangkrutan. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” cuit pengusaha Amerika itu.

Seperti dilansir dari Information pada November 2022, pimpinan Twitter mengemukakan kemungkinan platform media sosial ini untuk bangkrut. Menurut publikasi tersebut, Musk mengatakan bahwa perusahaan dapat menghadapi arus keluar multi-miliar dolar pada tahun 2023.

Khususnya pada akhir Oktober 2022, miliarder tersebut menyelesaikan akuisisi Twitter senilai $44 miliar. Setelah memimpin perusahaan, dia memilih kembali dewan direksi dan meluncurkan serangkaian reformasi ke jejaring sosial. Secara khusus, raja bisnis memprakarsai amnesti untuk pengguna yang diblokir dan memperkenalkan layanan langganan berbayar baru.

Di awal November, Musk memberhentikan setengah dari tenaga kerjanya, kata Reuters. Di antara mereka yang patah hati, ada tim yang bertanggung jawab untuk komunikasi, kurasi konten, etika pembelajaran mesin, serta promosi dan rekayasa produk.

Pada bulan Desember, pengusaha tersebut mengalihkan pertanyaan pengguna dengan meluncurkan jajak pendapat yang menanyakan apakah dia harus mundur sebagai pimpinan Twitter. Musk berjanji untuk mematuhi hasil jajak pendapat. Pada akhirnnya, ada lebih dari 50% responden memintanya untuk meninggalkan jabatan kepala eksekutif jaringan.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: