logo

FX.co ★ Tiongkok akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2036

Tiongkok akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2036

Tiongkok akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2036

Pusat Riset Ekonomi dan Bisnis Inggris telah membuat prediksi ekonomi makro yang berani. CEBR mengantisipasi Tiongkok akan menyalip Amerika Serikat yang menempati peringkat nomor 1 untuk menjadi ekonomi terbesar dunia pada tahun 2036.

Tahun lalu, para analis CEBR memperkirakan bahwa perekonomian Tiongkok dapat melampaui AS pada awal 2030. Jelas, lockdown dan perang dagang dengan negara-negara Barat memaksa konsultan ekonomi terkemuka Inggris untuk merevisi perkiraannya.

Antara lain, jika Beijing memutuskan untuk menyatukan kembali Taiwan dengan Tiongkok, maka negara tersebut pasti akan menghadapi sanksi perdagangan yang keras. Hal ini pada gilirannya akan semakin menggeser perekonomian Tiongkok untuk ekonomi teratas dunia.

Konflik ekonomi antara Tiongkok dan Barat dapat memiliki konsekuensi yang jauh lebih parah daripada yang kita amati hari ini di tengah operasi militer khusus Rusia di Ukraina. Konfrontasi antara ekonomi terbesar kedua di dunia dan negara-negara Barat dapat mengakibatkan resesi global, dengan inflasi pada level yang tidak terlihat selama beberapa dekade. Dalam hal ini, Tiongkok akan terdampak paling parah, sehingga kehilangan kesempatan untuk mengambil posisi terdepan dalam peringkat ekonomi teratas dalam waktu dekat.

Selain itu, para ahli CEBR berasumsi bahwa perekonomian global mungkin mengalami resesi tahun ini. Alasannya terletak pada kenaikan suku bunga yang disampaikan oleh bank sentral utama dengan maksud untuk menahan lonjakan harga.

Sementara itu, para analis memperkirakan bahwa produk domestik bruto global dapat berlipat ganda pada tahun 2037. Berdasarkan outlook, negara berkembang akan menikmati pertumbuhan yang paling eksplosif. Dengan kata lain, negara-negara Asia-Pasifik akan menyumbang sekitar sepertiga dari output perekonomian global pada pertengahan dekade berikutnya, sedangkan pangsa negara-negara Eropa akan menyusut secara signifikan menjadi kurang dari 20%.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa India berada di jalur yang tepat untuk menjadi negara adidaya ekonomi ketiga pada tahun 2032. Berkat tingginya permintaan bahan bakar fosil, negara berkembang yang kaya akan sumber daya alam akan mulai berkembang pesat.

Inggris diperkirakan akan mempertahankan posisi keenam di tabel liga dunia hingga tahun 2037. Pertumbuhan ekonominya kemungkinan besar akan terhambat oleh tidak adanya strategi politik yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kurangnya visi yang jelas tentang peran Inggris di luar Uni Eropa. .

Sebelumnya, Presiden Bank Dunia David Malpass dan Kepala Dana Moneter Internasional Kristalina Georgieva memperkirakan bahwa perekonomian global tidak akan dapat menghindari resesi pada tahun 2023 karena kenaikan harga yang tajam tahun lalu.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: