
Menurut Die Welt, surat kabar asal Jerman, warga Jerman dicengkeram oleh pesimisme di tengah kekhawatiran akan kesejahteraan mereka.
Sebuah survei baru-baru ini menunjukkan bahwa Jerman yang hemat dengan deposito Euro di rekening bank mereka sangat khawatir kehabisan dana. Penduduk perekonomian terbesar di Eropa itu semakin resah atas kesejahteraan masa depan mereka. Para pakar sampai pada kesimpulan setelah melakukan studi kepercayaan konsumen, jelas Die Welt. Naiknya harga listrik dan bensin serta biaya hidup yang sangat tinggi telah memaksa warga untuk mulai menabung. Namun, hal ini pun tidak mencegah kenaikan tekanan inflasi.
Hampir satu dari empat ribu responden mengakui penurunan dramatis dalam kondisi keuangan. Jajak pendapat menemukan bahwa setidaknya 56% orang Jerman pesimis tentang masa depan mereka. Setahun lalu, hanya mencapai 34%. Sebelum dimulainya pandemi, mencapai sekitar 20%. Yang lebih buruknya, tidak ada prakiraan perubahan yang lebih baik, publikasi itu menyimpulkan.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, mayoritas lansia di Jerman berusia 65 tahun ke atas berisiko tinggi mengalami kemiskinan. Studi tersebut menunjukkan bahwa sekitar satu dari enam orang Jerman menghadapi prospek menjadi miskin.
Komentar: