logo

FX.co ★ Shell akan tinggalkan Inggris, Belanda, dan Jerman

Shell akan tinggalkan Inggris, Belanda, dan Jerman

Shell akan tinggalkan Inggris, Belanda, dan Jerman

Menurut Reuters, Shell yang merupakan perusahaan minyak dan gas terbesar di dunia sedang mempertimbangkan untuk membawa keluar bisnis ritel energi mereka di Inggris, Jerman, dan Belanda karena "kondisi pasar sedang sulit".

Pada tahun 2022, para pemasok energi Eropa berjuang menghadapi fluktuasi harga grosir yang tajam serta upaya yang diambil pemerintah demi melindungi konsumen dari lonjakan tagihan. Faktor-faktor tersebut berdampak buruk pada kinerja Shell. Shell menegaskan telah meluncurkan tinjauan strategis terhadap tiga bisnis, yakni di Inggris, Jerman, dan Belanda dan bisa memakan waktu beberapa bulan.

Terutama, Shell menggelontorkan hampir $1,5 miliar dalam bentuk tunai dan kredit ke dalam bisnis ritel energi mereka di Inggris. Langkah ini diambil demi membantu mengurangi volatilitas harga listrik yang meroket. Meskipun demikian, perusahaan tidak dapat mengatasi masalah ini. Akibatnya, bisnis ritel Shell mengalami kontraksi yang nyata. Meskipun bisnis ritel menghadapi kendala, Shell akan membukukan rekor laba tahunan lebih dari $30 miliar pada tahun 2022.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: