logo

FX.co ★ Inflasi AS mendorong biaya pernikahan lebih tinggi

Inflasi AS mendorong biaya pernikahan lebih tinggi

Inflasi AS mendorong biaya pernikahan lebih tinggi

Biaya pernikahan Amerika menjadi makin mahal setiap tahunnya. Rekor inflasi yang tinggi membebani mereka yang siap menikah karena anggaran pernikahan yang menggelembung akhir-akhir ini. Menurut perencana pernikahan online, Zola, pasangan yang akan menikah pada tahun 2023 perlu menyiapkan dana rata-rata $29.000. Pada tahun 2019, sebelum pandemi Covid merebak, angkanya mendekati $24.700. Itu semua dimulai dengan penguncian wilayah karena pandemi yang menciptakan kepadatan pasar pernikahan karena calon mempelai menunda upacara pernikahan mereka hingga waktu yang lebih baik. Setelah pembatasan dicabut, AS mengalami ledakan pernikahan yang mendorong biaya jasa vendor lebih tinggi. Tahun ini, jumlah upacara pernikahan diproyeksi turun tapi lambungan inflasi tetap berlangsung. Sehingga, di tengah lonjakan harga konsumen yang belum pernah terjadi, pernikahan Amerika menjadi makin mahal dari sebelumnya. Sekitar 83% vendor pernikahan melaporkan bahwa biaya untuk menjalankan bisnis mereka akan meningkat pada 2023, 26% mengatakan harga perlengkapan pernikahan telah naik, dan 17% melaporkan bahwa pasangan yang akan menikah memangkas anggaran mereka. Lebih dari 77% vendor yang disurvei mengatakan mereka terpaksa menaikkan harga untuk menggaji karyawan mereka. Dengan itu, pasangan memangkas biaya pernikahan sebisa mungkin. Mereka memilih katering yang lebih murah, belanja di pasar loak, dan mengadakan resepsi pernikahan pada hari kerja selama jam pagi yang tidak terlalu sibuk.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: