
Para peserta pasar mata uang mulai melakukan percobaab program trading pada mata uang zona Eropa yang dihapuskan, Wall Street Journal menginformasikan.
Menurut data surat kabar, salah satu perusahaan broker terkemuka ICAP mengkonfirmasi bahwa hal tersebut merupakan percobaan program untuk melakukan trading dalam mata uang drachma jika Yunani keluar dari zona Eropa. Ada satu lagi peserta pasar yang mempersiapkan untuk kehancuran yang memungkinkan terjadi pada Euro- bank CLS. Belum jelas mata uang yang mana yang diujicoba.
Rumor keluarnya Yunani dari zona Eropa muncul setelah negara menerapkan UE dan IMF untuk bantuan di musim semi 2010. Diskusi skenario tersebut lebih jelas dalam musim panas tahun ini saat Athene kesulitan melakukan refinancing hutangnya.
Sebelumnya pada tanggal 27 November, perdana menteri Mario Monti mengekspresikan ide bahwa Euro jatuh hanya jika Roma mengumumkan ketidakmampuannya untuk mengatasi hutangnya. Duta besar Jerman Angela Merkel dan presiden Perancis Nicolas Sarkozy mendapatkan kesepakatan dengan ketua kabinet Italia.
Pada Jumat lalu, tanggal 25 November, Italia menetapkan nilai hampir 7% untuk obligasi 6 bulannya; ini merupakan level rekor dalam catatan zona Eropa.
Sebelumnya minggu lalu, nilai suku bunga ditetapkan oleh Spanyol. Pada lelang tanggal 22 November obligasi 3 bulan dijual dengan kupon sedikitnya lebih dari 5%