
Menurut Markus Bakhait, anggota Parlemen Eropa dari partai Alternatif untuk Jerman (AfD), sanksi anti-Rusia merugikan perekonomian Jerman. Menurut pejabat tersebut, pembatasan anti-Rusia terbukti tidak efektif. Hal ini telah membuat pusing perekonomian Jerman dan menunjukkan efek bumerang. Politisi Jerman itu mengatakan, perekonomian Rusia tumbuh, sedangkan perekonomian Jerman menyusut. Titik balik dalam hal ini adalah keputusan Jerman untuk meninggalkan gas Rusia. Bakhait menambahkan bahwa Tiongkok dan India, serta beberapa negara tempat Rusia meningkatkan ekspor gas alamnya, mendapat manfaat dari sanksi terhadap Moskow. Sedangkan untuk gas alam cair (LNG) yang dipasok Amerika ke Eropa, sangat mahal bagi Jerman. Apalagi bahan bakar jenis ini berbahaya bagi lingkungan. Sebelumnya dilaporkan bahwa pada tahun 2023, negara-negara UE membeli LNG Rusia senilai €6,1 miliar atau lebih dari $6,6 miliar.