logo

FX.co ★ Inflasi Argentina melampaui 211%

Inflasi Argentina melampaui 211%

Inflasi Argentina melampaui 211%

Inflasi tahunan Argentina melonjak menjadi 211,4% pada akhir tahun lalu. Negara tersebut mengalami kenaikan harga konsumen terbesar sejak tahun 1991. Secara bulanan, harga konsumen naik 25,5% pada bulan Desember 2023.

Kenaikan inflasi yang begitu tajam tersebut dapat dikaitkan dengan kebijakan yang diambil oleh presiden. Setelah menjabat, Javier Milei, Presiden Argentina, yang dikenal dengan pandangan libertariannya, menandatangani dekret yang merugikan sejumlah reformasi ekonomi baru. Ia mengumumkan langkah-langkah besar untuk mengurangi campur tangan negara dalam perekonomian negara. Secara khusus, presiden baru tersebut mengeluarkan sebuah dekret yang akan mengakhiri batasan ekspor pada sebagian besar barang. Selain itu, pemerintahan Milei meluncurkan devaluasi 54% peso, mata uang nasional Argentina.

Sebelumnya, Milei menyebut bahwa situasi di Argentina sebagai "bencana" inflasi dan memperingatkan akan adanya masa-masa sulit selama enam bulan bagi negara ini. Inflasi diperkirakan akan tetap tinggi pada paruh pertama tahun ini, dengan pertumbuhan ekonomi yang melambat akibat pemangkasan belanja publik. Namun, di kemudian hari, Milei yakin bahwa langkah-langkah ini dapat membantu dalam menurunkan defisit fiskal dan menurunkan inflasi.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: