logo

FX.co ★ Perekonomian Jerman terjebak dalam resesi

Perekonomian Jerman terjebak dalam resesi

Perekonomian Jerman terjebak dalam resesi

Menurut perkiraan Ifo Institute, perekonomian Jerman mengalami resesi. Situasi ini diperparah dengan memburuknya iklim bisnis.
Analis di Ifo Institute melaporkan bahwa perekonomian Jerman, yang dianggap sebagai ekonomi terbesar di zona euro, telah jatuh ke dalam resesi. Hal ini terkonfirmasi oleh resesi yang mendalam di sektor manufaktur dan sektor-sektor penting lainnya. Para pakar khawatir tren ini akan berlanjut dalam jangka menengah.
Indeks iklim bisnis Ifo secara khusus didasarkan pada survei terhadap perwakilan 9 ribu perusahaan Jerman. Ini adalah indikator utama sentimen bisnis lokal.
Organisasi tersebut menekankan bahwa pada awal tahun 2024, ekspektasi terhadap prospek perekonomian Jerman memburuk secara signifikan. Mereka semakin pesimis dibandingkan pada akhir tahun 2023. Pada Desember tahun lalu, indeks iklim bisnis di Jerman diperkirakan sebesar 86,3 poin, dan pada awal Januari turun menjadi 85,2 poin.
Pada saat yang sama, banyak analis yang memperkirakan indeks iklim bisnis akan meningkat menjadi 86,6 poin. Namun angka terbaru mengecewakan mereka. Saat ini, sentimen bisnis sedang memburuk. Hal ini menunjukkan fakta bahwa perekonomian Jerman sedang mengalami resesi yang parah.
Sebelumnya, Carsten Brzeski, Pimpinan Makro Global untuk ING Research, berasumsi bahwa perekonomian Jerman kemungkinan besar tidak akan keluar dari resesi pada tahun 2024. Gangguan rantai pasokan global, kenaikan harga energi, tingkat inflasi yang tinggi, dan menurunnya permintaan dari Tiongkok adalah faktor-faktor kesulitan yang akan dihadapi perekonomian Jerman tahun ini. ING menekankan bahwa Tiongkok masih menjadi salah satu mitra dagang utama Jerman.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: