Dolar Australia naik pada hari Rabu. Namun, masih berada di dekat level terendah dua bulan. Pemulihan kuat ekonomi AS mendorong greenback dimana penurunan global harga-harga barang mentah berdampak negatif pada ekonomi Australia.
Sementara itu, para analis memprediksi bahwa dalam jangka panjang, aussie kemungkinan akan tetap di bawah tekanan dari kenaikan suku bunga Federal Reserve AS yang ditunggu-tunggu oleh banyak pihak. Selain itu, Reserve Bank of Australia menegaskan bahwa kebijakannya adalah untuk mempertahankan suku bunga acuan di 2,5% untuk jangka waktu yang panjang.
Sebaliknya, mata uang nasional Australia dapat didukung oleh pertumbuhan ekonomi Cina yang pesat. Data terbaru pada pertumbuhan PDB Cina mengindikasikan aktivitas bisnis yang menguat.
Saat ini, pasangan AUD/USD diperdagangkan di 0,9318. Data pasar pekerjaan yang akan dirilis hari Senin dapat memberikan pengaruh pada pergerakan pasangan mata uang tersebut. Tingkat pengangguran diperkirakan akan naik 6,1% dari 6,0% sebelumnya.