logo

FX.co ★ Minyak Berjangka Ditutup Turun Tajam Selama Dua Hari Beruntun

Minyak Berjangka Ditutup Turun Tajam Selama Dua Hari Beruntun

Harga minyak mentah turun tajam pada hari Selasa, memperpanjang penurunan dari sesi sebelumnya, di tengah kekhawatiran atas kemungkinan penurunan permintaan energi akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Penguatan dolar juga membebani harga minyak. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate untuk Juni ditutup turun sebesar $3,33 atau sekitar 3,2% pada $99,76 per barel, penutupan terendah dalam dua minggu. Minyak mentah berjangka Brent turun $3,14 atau 2,98% menjadi $102,80 per barel. Harga minyak terbebani oleh kekhawatiran atas permintaan dari China akibat lockdown yang sedang berlangsung di negara itu, dan keputusan Arab Saudi untuk memangkas harga minyak. Penjualan kendaraan penumpang China bulan lalu turun 35,7% dari tahun lalu menjadi 1,06 juta unit, penurunan terbesar sejak Maret 2020 karena ekonomi terpukul terkait lockdown dan gangguan lain yang disebabkan oleh desakan pemerintah untuk menerapkan kebijakan garis keras nol-COVID, data Asosiasi Mobil Penumpang China menunjukkan. Sementara itu, para trader menunggu laporan minyak mingguan dari American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Administration (EIA) AS. Laporan API akan dirilis hari ini, sementara EIA dijadwalkan merilis data inventarisnya Rabu pagi.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading