logo

FX.co ★ Harga Minyak Pulih Karena Kasus Virus China Mereda

Harga Minyak Pulih Karena Kasus Virus China Mereda

Harga minyak naik sekitar 3 persen pada hari Rabu, setelah jatuh sekitar 9 persen selama dua sesi sebelumnya di tengah ketidakpastian atas embargo energi Rusia oleh UE dan kekhawatiran atas lockdown akibat Covid yang berkepanjangan di Shanghai. Benchmark minyak mentah Brent berjangka melonjak 2,7 persen menjadi $105,28 per barel, sementara minyak mentah berjangka AS naik 2,9 persen menjadi $102,66. Kenaikan didukung oleh kekhawatiran pasokan karena Uni Eropa berupaya mendapatkan dukungan untuk melakukan embargo minyak Rusia. Prancis menyatakan kesepakatan atas usulan larangan Uni Eropa atas minyak Rusia untuk menghukum Moskow karena mengobarkan perang terhadap Ukraina dapat dicapai minggu ini, meskipun Hungaria menentang. Investor juga bereaksi terhadap laporan yang menunjukkan bahwa infeksi Covid-19 di Shanghai dan Beijing mereda. Setelah itu Energy Information Administration menerbitkan data pasar minyak mingguan termasuk statistik perubahan stok minyak mentah, bensin dan sulingan. American Petroleum Institute pada hari Selasa melaporkan bahwa stok minyak mentah AS naik 1,62 juta barel pada pekan lalu.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading