logo

FX.co ★ Minyak Berjangka Ditutup Naik Tajam Karena Harapan Permintaan dan Gangguan Pasokan

Minyak Berjangka Ditutup Naik Tajam Karena Harapan Permintaan dan Gangguan Pasokan

Harga minyak mentah naik tajam pada hari Kamis karena meredanya kekhawatiran atas gejolak di sektor perbankan membantu mengurangi kekhawatiran atas risiko terhadap pertumbuhan ekonomi dan permintaan bahan bakar. Gangguan pasokan di tengah kebuntuan dengan aliran minyak Kurdi melalui Turki mendukung harga minyak. Gangguan pengiriman minyak Kurdi telah memotong sekitar 450.000 barel per hari, atau 0,5% dari pasokan global harian. PetroChina, raksasa energi Tiongkok, mengyatakan konsumsi bahan bakar olahan Tiongkok tahun ini kemungkinan akan naik 3% dari level sebelum Covid. Minyak Mentah West Texas Intermediate berjangka untuk Mei ditutup naik $1,40 atau sekitar 1,9% pada $74,37 per barel. Minyak mentah Brent berjangka naik $0,82 atau 1,06% pada $78,41 per barel beberapa saat yang lalu. Data dari Administrasi Informasi Energi (EIA) menunjukkan stok minyak mentah turun 7,5 juta barel dalam pekan yang berakhir 24 Maret, penurunan terbesar sejak akhir November. Data EIA juga menunjukkan penurunan stok bensin yang lebih besar dari perkiraan menjelang musim panas. Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang secara kolektif dikenal sebagai OPEC+, kemungkinan akan tetap berpegang pada kesepakatan yang ada tentang pengurangan produksi minyak pada pertemuan hari Senin (3 April), ujar sebuah laporan dari Reuters.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading