Pada hari Rabu Jepang akan merilis angka pesanan mesin inti Februari, menyoroti hari yang tidak terlalu sibuk untuk aktivitas ekonomi Asia-Pasifik. Pesanan diperkirakan turun 7,8 persen per bulan dan naik 2,9 persen per tahun setelah naik 9,5 persen per bulan dan 4,5 persen per tahun pada bulan Januari. Jepang juga akan memperolah angka pinjaman bank dan harga produsen bulan Maret. Tahun ini, pinjaman keseluruhan diperkirakan naik 1,8 persen, melambat dari 3,3 persen di bulan Februari. Harga produsen diperkirakan turun sebesar 0,3 persen per bulan dan naik 7,1 persen per tahun setelah tergelincir 0,4 persen per bulan dan naik 8,2 persen per tahun di bulan sebelumnya. Selandia Baru akan menyajikan angka penjualan ritel kartu elektronik bulan Maret, dengan prakiraan yang menunjukkan kenaikan 1,5 persen per bulan dan 9,5 persen per tahun. Ini menyusul angka bulanan yang datar dan lonjakan tahunan 11,7 persen di bulan Februari. Australia akan menyajikan angka persetujuan rumah pribadi bulan Februari, dengan ekspektasi penurunan 13,8 persen per bulan setelah turun 13,5 persen di bulan Januari. Indonesia akan merilis data penjualan ritel bulan Februari, dengan prakiraan yang menunjukkan penurunan 0,8 persen per tahun setelah turun 0,6 persen sebulan sebelumnya.
FX.co ★ Data Pesanan Mesin Inti Jepang Dirilis Rabu
Data Pesanan Mesin Inti Jepang Dirilis Rabu
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading