Perekonomian Jerman stabil seperti perkiraan pada kuartal kedua karena lemahnya permintaan luar negeri mengimbangi kekuatan belanja dan investasi pemerintah, data terbaru dari Destatis menunjukkan pada hari Jumat.
Produk domestik bruto mencatat pertumbuhan nihil pada kuartal kedua setelah penurunan 0,1 persen pada kuartal pertama dan penurunan 0,4 persen pada kuartal keempat tahun 2022.
Dengan pertumbuhan datar terbaru, perekonomian terbesar di kawasan euro ini mengakhiri periode resesi yang singkat.
Kantor statistik mengkonfirmasi perkiraan awal yang diterbitkan pada 28 Juli.
“Setelah sedikit penurunan pada dua kuartal sebelumnya, perekonomian Jerman menjadi stabil pada musim semi,” ujar Presiden Destatis Ruth Brand.
“Kami terus melihat perekonomian Jerman terjebak di zona senja antara stagnasi dan resesi,” ujar ekonom ING Carsten Brzeski.
Dalam Outlook Ekonomi Dunia terbaru, Dana Moneter Internasional memproyeksikan perekonomian Jerman menyusut 0,3 persen tahun ini sebelum pulih kembali sebesar 1,3 persen pada tahun 2024.
Secara tahunan, PDB yang disesuaikan dengan harga turun 0,6 persen dibandingkan dengan kenaikan 0,1 persen pada kuartal lalu. PDB yang disesuaikan kalender turun 0,2 persen, tingkat penurunan yang sama seperti yang dilaporkan pada kuartal pertama.
Angka pertumbuhan yang disesuaikan dengan harga dan kalender telah dikonfirmasi. Sisi pengeluaran PDB menunjukkan bahwa belanja rumah tangga tetap tidak berubah pada kuartal kedua dan belanja pemerintah meningkat sebesar 0,1 persen setelah penurunan sebesar 1,9 persen pada kuartal yang lalu.
Pembentukan modal tetap bruto naik 2,1 persen, membalikkan penurunan 1,7 persen pada periode sebelumnya.
Data menunjukkan bahwa ekspor turun 1,1 persen, mengimbangi kenaikan 0,4 persen pada kuartal pertama. Sebaliknya, impor stabil setelah penurunan 1,5 persen.