logo

FX.co ★ Harga Minyak Naik Lebih Tinggi Terkait Optimisme Permintaan China Yang Lebih Tinggi

Harga Minyak Naik Lebih Tinggi Terkait Optimisme Permintaan China Yang Lebih Tinggi

Harga minyak mengalami kenaikan moderat pada hari Senin karena dolar merosot dari level tertingginya dalam 12 minggu karena membaiknya sentimen risiko di pasar keuangan.

Kenaikan secara keseluruhan masih terbatas karena prospek pelonggaran sanksi terhadap Iran dan Venezuela mengimbangi narasi pengetatan pasokan.

Patokan minyak mentah berjangka Brent naik tipis 0,2 persen menjadi $84,06 per barel, sementara minyak mentah berjangka WTI naik 0,3 persen menjadi $80,10.

Harga minyak mendapat dukungan setelah Tiongkok mengumumkan langkah-langkah baru untuk meningkatkan perekonomiannya yang lesu dan pasar saham yang sedang kesulitan, sehingga membantu meringankan kekhawatiran permintaan bahan bakar.

Tiongkok menyetujui peluncuran 37 dana ritel pada akhir pekan dan juga mengurangi separuh bea materai pada perdagangan saham dalam upaya terbaru untuk meningkatkan pasar yang sedang kesulitan.

Langkah-langkah baru untuk menarik investor ini dilakukan ketika data menunjukkan keuntungan industri Tiongkok terus merosot hingga memasuki bulan ketujuh.

Sementara itu, ada laporan bahwa AS dan Iran mengadakan pembicaraan untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir.

Spekulasi juga tersebar luas bahwa AS akan meringankan sanksi terhadap Venezuela dalam upaya meningkatkan pasokan.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading