Harga minyak diperdagangkan lebih tinggi pada hari Selasa, karena melemahnya dolar dan optimisme stimulus Tiongkok melebihi kekhawatiran yang meningkat terhadap permintaan bahan bakar. Harga juga didukung oleh kekhawatiran bahwa badai tropis di lepas pantai Teluk AS dapat berdampak pada pasokan. Patokan minyak mentah berjangka Brent naik 0,6 persen menjadi $84,35 per barel, sementara minyak mentah berjangka WTI naik 0,6 persen menjadi $80,58. Dolar diperdagangkan lemah dan imbal hasil obligasi tergelincir menjelang minggu sibuk kalender ekonomi. Laporan lowongan pekerjaan AS bulan Juli akan dirilis hari ini dan laporan pekerjaan penting bulan Agustus akan dirilis pada hari Jumat. Data inflasi yang akan dirilis minggu ini mungkin memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai lintasan suku bunga Federal Reserve. Fokus juga tertuju pada data indeks manajer pembelian (PMI) dari Tiongkok, yang akan dirilis pada hari Kamis dan Jumat. Sementara itu, Idalia telah menguat menjadi badai dengan kecepatan angin maksimum 120 km/jam dan hembusan angin lebih kencang. Sistem ini diperkirakan akan "meningkat dengan cepat" dan melanda Florida pada hari Rabu, kemungkinan menyebabkan beberapa penghentian produksi di wilayah penghasil minyak di Teluk Meksiko.
FX.co ★ Harga Minyak Naik Karena Kekhawatiran Persediaan
Harga Minyak Naik Karena Kekhawatiran Persediaan
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading