Harga minyak terus naik pada hari Selasa karena para trader mempertimbangkan kemungkinan dampak Badai Idalia terhadap operasi energi di Teluk Meksiko. Melemahnya dolar juga berkontribusi terhadap kenaikan harga minyak. Dolar melemah terhadap mayoritas mata uang utama lainnya setelah data menunjukkan penurunan lowongan pekerjaan di AS dan penurunan kepercayaan konsumen. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate untuk bulan Oktober ditutup naik sebesar $1,06 atau sekitar 1,3% pada $81,16 per barel. Minyak mentah berjangka Brent naik $1,07 atau 1,28% menjadi $84,94 per barel beberapa waktu lalu. Menurut laporan, Badai Idalia diperkirakan akan "meningkat dengan cepat" dan melanda Florida pada hari Rabu, kemungkinan besar menyebabkan produksi di wilayah penghasil minyak di Teluk Meksiko terhenti. Chevron dilaporkan telah mengevakuasi staf dari tiga anjungan produksi minyak di Teluk Meksiko menjelang terjadinya badai. Sementara itu, para investor menunggu laporan minyak mingguan dari American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Administration (EIA) AS. API akan merilis laporannya hari ini, sedangkan EIA dijadwalkan merilis data inventarisnya pada Rabu pagi.
FX.co ★ Minyak Berjangka Ditutup Naik di tengah Kekhawatiran Pasokan dan Pelemahan Dolar
Minyak Berjangka Ditutup Naik di tengah Kekhawatiran Pasokan dan Pelemahan Dolar
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading