logo

FX.co ★ Treasury Bergerak Sedikit Naik Setelah Rilis Data Inflasi

Treasury Bergerak Sedikit Naik Setelah Rilis Data Inflasi

Setelah mengakhiri sesi sebelumnya dengan sedikit perubahan, Treasury menunjukkan sedikit pergerakan naik selama perdagangan pada hari Kamis. Harga obligasi bergerak naik pada perdagangan pagi, tetapi melemah pada sore hari. Selanjutnya, imbal hasil (yield) obligasi tenor sepuluh tahun, yang bergerak berlawanan dengan harganya, turun 2,5 basis poin menjadi 4,093 persen. Imbal hasil tenor sepuluh tahun bergerak turun untuk sesi keempat berturut-turut, turun ke level penutupan terendah dalam tiga minggu. Departemen Keuangan diuntungkan dari optimisme yang terus berlanjut terhadap Federal Reserve yang akan mempertahankan suku bunga setelah Departemen Perdagangan merilis laporan yang menunjukkan pertumbuhan harga konsumen di AS meningkat sejalan dengan perkiraan ekonom pada bulan Juli. Departemen Perdagangan menyatakan tingkat pertumbuhan harga konsumen tahunan meningkat menjadi 3,3 persen pada bulan Juli dari 3,0 persen pada bulan Juni. Pertumbuhan yang lebih pesat ini sesuai dengan ekspektasi. Data inflasi juga menunjukkan harga konsumen naik 0,2 persen per bulan pada Juli, sesuai dengan kenaikan di bulan Juni serta perkiraan ekonom. Laporan tersebut juga menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan harga konsumen inti, tidak termasuk harga pangan dan energi, naik tipis menjadi 4,2 persen di bulan Juli dari 4,1 persen di bulan Juni. Kenaikan kecil ini juga sesuai dengan ekspektasi. Harga konsumen inti naik sebesar 0,2 persen per bulan pada Juli, setelah naik tipis sebesar 0,2 persen di bulan Juni, sejalan dengan perkiraan. Angka harga pengeluaran konsumsi pribadi dikatakan sebagai ukuran inflasi pilihan Federal Reserve. “Kurangnya kejutan inflasi ke arah positif harus disambut baik oleh pasar karena hal ini tidak mungkin mengubah bias The Fed untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan berikutnya,” ujar Chris Zaccarelli, Chief Investment Officer untuk Independent Advisor Alliance. Beliau menambahkan, "Fed kemungkinan tidak hanya tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya, mereka juga kemungkinan tidak akan kembali menaikkan suku bunga tahun ini selama inflasi tetap terkendali." Namun, minat beli masih lemah karena para trader tampaknya enggan mengambil tindakan signifikan menjelang rilis laporan lapangan kerja bulanan yang diawasi ketat pada hari Jumat. Para ekonom memperkirakan lapangan kerja akan meningkat sebanyak 170.000 pada bulan Agustus setelah naik sebanyak 187.000 pada bulan Juli, sementara tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap pada 3,5 persen.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading