Sektor manufaktur di Indonesia terus berkembang pada bulan Agustus, dan dengan laju yang lebih cepat, survei terbaru dari S&P Global menunjukkan pada hari Jumat dengan skor PMI manufaktur mencapai 53,9.
Angka tersebut naik dari 53,3 pada bulan Juli dan bergerak lebih jauh di atas garis boom-or-bust sebesar 50 yang memisahkan ekspansi dan kontraksi.
Kondisi permintaan yang membaik telah menyebabkan peningkatan tajam dalam arus masuk pesanan baru pada pertengahan kuartal ketiga, dengan laju pertumbuhan yang meningkat hingga tingkat tertinggi sejak Oktober 2021.
Sekitar 13 persen responden survei mengindikasikan adanya pertumbuhan pesanan baru dibandingkan dengan hanya 2 persen yang mengalami penurunan. Kondisi permintaan luar negeri juga membaik pada bulan Agustus, sehingga mendukung peningkatan lebih lanjut dalam pesanan ekspor baru.