logo

FX.co ★ Harga Minyak Tergelincir Karena Lemahnya Data Tiongkok dan Zona Euro

Harga Minyak Tergelincir Karena Lemahnya Data Tiongkok dan Zona Euro

Harga minyak bergerak turun pada hari Selasa karena lemahnya data sektor jasa dari Tiongkok, negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia dan importir minyak mentah terbesar, yang memicu kekhawatiran permintaan. Data yang mengecewakan dari kawasan euro dan Inggris juga mengisyaratkan berkurangnya permintaan konsumen dan menunjukkan lebih banyak hambatan bagi perekonomian global. Namun, penurunan harga minyak masih dibatasi oleh ekspektasi bahwa OPEC+ akan membatasi pasokan dan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga stabil bulan ini untuk menghindari penurunan perekonomian AS. Patokan minyak mentah berjangka Brent turun setengah persen menjadi $88,58 per barel, sementara minyak mentah berjangka WTI turun 0,1 persen pada 85,46. Aktivitas jasa Tiongkok berkembang pada laju paling lambat dalam delapan bulan pada bulan Agustus, berdasarkan survei sektor swasta hari ini. Di Eropa, penurunan aktivitas bisnis zona euro meningkat lebih pesat dari perkiraan awal bulan lalu, sehingga memicu kekhawatiran bahwa blok tersebut dapat jatuh ke dalam resesi. PMI jasa Inggris mencapai angka terendah sejak bulan Januari dan survei ECB menunjukkan peningkatan ekspektasi konsumen terhadap inflasi zona euro di tahun-tahun mendatang, yang menambah kekhawatiran seputar pertumbuhan dan inflasi.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading