logo

FX.co ★ Dolar Naik Terhadap Mata Uang Utama Terkait Daya Tarik Safe Haven

Dolar Naik Terhadap Mata Uang Utama Terkait Daya Tarik Safe Haven

Dolar AS naik terhadap rival utama pada hari Selasa seiring daya tarik safe-haven menyusul rilis data sektor jasa yang mengecewakan dari Tiongkok, dan laporan aktivitas bisnis euro area yang lemah.

Survei swasta menunjukkan sektor jasa Tiongkok naik pada laju paling lambat dalam delapan bulan pada bulan Agustus terutama karena bisnis baru yang lekbih lemah.

Purchasing Managers Index jasa Caixin turun lebih dari yang diperkirakan menjadi 51,8 dari 54,1 pada bulan Juli. Angka yang diperkirakan senilai 53,6.

Ditempat lain, data yang mengecewakan dari euro area dan Inggris juga menunjukkan permintaan konsumen yang melemah dan menunjukkan lebih banyak hambatan untuk perekonomian global.

Aktivitas bisnis di zona euro semakin melemah pada bulan Agustus seiring penurunan ekonomi yang meluas dari manufaktur hingga sektor jasa.

Composite Purchasing Managers' Indeks (PMI) akhir HCOB, yang dikumpulkan oleh S&P Global, turun menjadi 46,7 pada bulan Agustus dari 48,6 pada bulan Juli, menandakan level paling lemah sejak November 2020.

PMI jasa Inggris turun menjadi 49,50 dari 51,50 pada bulan Juli, menandakan angka terendah sejak Januari.

Indeks dolar naik menjadi 104,91 sebelum sedikit turun ke 104,80, masih naik dengan peningkatan kuat sekitar 0,55%.

Terhadap Euro, dolar menguat menjadi 1,0723 dari 1,0796. Dolar kuat terhadap Pound Sterling di 1,2565, naik dari 1,2628.

Terhadap mata uang Jepang, dolar menguat 147,69 yen per unit, naik dari 146,48 yen.

Dolar naik terhadap Aussie pada 0,6380, dan menguat kek CHF 0,8897 terhadap franc Swiss. Terhadap loonie, dolar naik, mencapai C$1,3643 per unit.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading