Dolar AS menguat terhadap rival utama pada hari Rabu setelah data menunjukkan laju aktivitas sektor AS dalam bulan Agustus meningkatkan prospek Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lama.
Sebuah laporan dari Institute for Supply Management menunjukkan laju tidak terduga pada laju pertumbuhan sektor jasa AS pada bulan Agustus.
ISM mengatakan PMI jasa naik ke 54,5 pada bulan Agustus dari 52,7 pada bulan Juli, dengan angka di atas 50 yang menunjukkan pertumbuhan pada sektor. Kenaikan ini mengejutkan ekonom, yang telah memperkirakan indeks akan turun menjadi 52,5.
Data ini telah menambahkan kekhawatiran terkini mengenai prospek suku bunga, seiring laporan yang juga menunjukkan laju pertumbuhan harga.
Harga minyak naik ke ketinggian 10 bulan, memenuhi kekhawatiran mengenai inflasi dan mendukung greenback.
Indeks dolar naik ke 105,02 seputar pagi menjelang sinag, namun memangkas kenaikan sebelumnya dan terakhir kali terlihat di 104,84, naik sedikit dari penutupan sebelumnya.
Terhadap Euro, dolar menguat ke 1,0751 sebelum turun ke 1,0726, mencatat kerugian sedang. Terhadap Pound Sterling, dolar menguat ke 1,2505 dari 1,2565.
Dolar turun sedikit terhadap mata uang Jepang menjadi 147.66 yen, pulih dari 147,02 yen.
Terhadap Aussie, dolar mendatang di 0,6380. Franc Swiss lemah di CHF 0,8915 per dolar, sementara itu Loonie trading di C$1,3640 per dolar.