logo

FX.co ★ Produksi Industri China dan Pertumbuhan Penjualan Ritel Melampaui Ekspektasi

Produksi Industri China dan Pertumbuhan Penjualan Ritel Melampaui Ekspektasi

Pertumbuhan produksi industri dan penjualan ritel China meningkat lebih cepat dari perkiraan pada bulan Agustus karena langkah-langkah stimulus mulai mendukung pemulihan, namun penurunan di pasar properti terus meredupkan prospek pertumbuhan. Produksi industri mencatat peningkatan tahunan yang lebih cepat sebesar 4,5 persen, menurut laporan Biro Statistik Nasional. Pertumbuhan output diperkirakan akan meningkat menjadi 3,9 persen pada bulan Agustus dari 3,7 persen pada bulan Juli. Begitu pula dengan pertumbuhan penjualan ritel yang menguat menjadi 4,6 persen dari 2,5 persen pada bulan sebelumnya. Angka ini juga lebih baik dari perkiraan ekonom sebesar 3,0 persen. Selama periode Januari hingga Agustus, investasi aset tetap meningkat 3,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, angka tersebut sedikit di bawah perkiraan para ekonom sebesar 3,3 persen. Dalam delapan bulan yang sama yang berakhir pada bulan Agustus, investasi properti anjlok sebesar 8,8 persen, bahkan lebih besar dibandingkan penurunan sebesar 8,5 persen pada periode Januari hingga Juli. Di tengah kemerosotan pasar properti dan melemahnya pertumbuhan ekonomi setelah pembukaan kembali pada awal tahun ini, baik pemerintah maupun bank sentral telah mengambil sejumlah langkah. Bank Rakyat China mempertahankan suku bunga fasilitas pinjaman jangka menengah satu tahun sebesar 2,50 persen pada hari Jumat. Bank menambahkan likuiditas CNY 591 miliar ke pasar melalui MLF. Bank juga melakukan operasi reverse repo sebesar CNY 139 miliar. Suku bunga reverse repo 7 hari dipertahankan tidak berubah pada angka 1,8 persen, sedangkan suku bunga reverse repo 14 hari diturunkan sebesar 20 basis poin. Hal ini menyusul penurunan mengejutkan sebesar seperempat poin dalam rasio persyaratan cadangan pada tanggal 14 September. Langkah ini diperkirakan akan mengeluarkan sekitar CNY 500 miliar ke dalam sistem dan mengurangi biaya pendanaan. Ekonom di Capital Economics memperkirakan beberapa pelonggaran moneter tambahan untuk sisa tahun ini. Selain itu, perusahaan melihat dukungan lebih lanjut untuk pasar perumahan dan langkah-langkah untuk menjaga sikap fiskal tetap mendukung. Dengan semakin cepatnya penurunan harga properti, dampak negatif terhadap kekayaan masih dapat menggagalkan pemulihan yang terlihat pada data bulan Agustus, menurut pengamatan perusahaan tersebut. Namun dengan asumsi bahwa dukungan kebijakan terus ditingkatkan dan tidak ditarik kembali sebelum waktunya, pemulihan siklus pertumbuhan yang moderat mungkin sedang berlangsung, tambah para ekonom.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading