Harga rumah di Jerman turun pada kuartal kedua pada laju tercepat sejak tahun 2000, menambah bukti lebih lanjut mengenai dampak buruk kenaikan suku bunga terhadap pasar real estat di negara dengan perekonomian terbesar di kawasan euro. Harga properti residensial turun rata-rata 9,9 persen tahun-ke-tahun, kantor statistik Destatis mengatakan pada hari Jumat. Ini merupakan penurunan tahunan terbesar sejak dimulainya rangkaian waktu pada tahun 2000. Pada kuartal yang sama tahun lalu, indeks harga rumah mencapai rekor tertinggi. Namun angka tersebut telah menurun secara kuartalan sejak saat itu, menurut pengamatan kantor statistik. Pada kuartal kedua, harga rumah turun 1,5 persen dari tiga bulan sebelumnya setelah penurunan 2,9 persen pada kuartal pertama. Pada kuartal keempat tahun 2022, harga telah turun 5,1 persen. Data resmi yang dirilis awal bulan ini menunjukkan izin apartemen yang diberikan selama Januari hingga Juli lebih rendah 27,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data survei terpisah menunjukkan krisis di sektor konstruksi perumahan Jerman semakin intensif dalam beberapa bulan terakhir. Jumlah pembatalan proyek perumahan mencapai titik tertinggi baru pada bulan Agustus, terutama disebabkan oleh kenaikan biaya dan suku bunga yang lebih tinggi, menurut ifo Institute pekan lalu. “Ketidakpastian di pasar sangat besar,” kata Kepala Survei ifo Klaus Wohlrabe. Selain lonjakan biaya konstruksi dan suku bunga yang lebih tinggi, yang menyebabkan banyak proyek yang masih menghasilkan keuntungan pada awal tahun 2022 menjadi tidak dapat dijalankan lagi, pengurangan subsidi karena peraturan energi yang lebih ketat memberikan beban pada perhitungan pembangun, kata ifo. Survei ifo juga menunjukkan bahwa 44,2 persen perusahaan melaporkan kurangnya pesanan perumahan pada bulan Agustus, naik dari 40,3 persen pada bulan Juli. Pada bulan yang sama tahun lalu, pangsanya hanya 13,8 persen. Survei manajer pembelian terbaru yang dilakukan S&P Global menunjukkan bahwa aktivitas konstruksi Jerman terus mengalami tren penurunan pada bulan Agustus di tengah anjloknya proyek pembangunan tempat tinggal akibat dampak kenaikan suku bunga. Survei PMI menunjukkan bahwa aktivitas perumahan mengalami kontraksi pada tingkat tercepat dalam tiga belas setengah tahun. Survei Ifo dan PMI menunjukkan bahwa ekspektasi bisnis di kalangan pembangun rumah memburuk karena mereka memperkirakan penurunan bisnis lebih lanjut di masa depan. Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga utama untuk sesi kebijakannya yang kesepuluh minggu lalu, namun telah mengisyaratkan jeda ke depan, meskipun para pengambil kebijakan menilai inflasi akan tetap "terlalu tinggi, terlalu lama", seiring melambatnya perekonomian zona euro.
FX.co ★ Harga Rumah Jerman Turun Paling Banyak Sejak Tahun 2000
Harga Rumah Jerman Turun Paling Banyak Sejak Tahun 2000
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading