logo

FX.co ★ Saham Minyak Ditetapkan Lebih Rendah Terkait Kekhawatiran Permintaan

Saham Minyak Ditetapkan Lebih Rendah Terkait Kekhawatiran Permintaan

Saham minyak mentah ditetapkan lebih rendah hari Senin, seiring kekhawatiran mengenai permintaan energi dan suku bunga mengimbangi optimisme tentang prospek pasokan yang lebih ketat.

Dolar yang lebih kuat membebani begitu pula harga minyak. Dolar naik ke ketinggian baru beberapa bulan, memanfaatkan komentar hawkish terkait suku bunga dari Federal Reserve dan bank sentral lainnya.

Saham minyak mentah West Texas Intermediate untuk November berakhir turun $0,35 atau sekitar 0,4% pada $89,68 per barel.

Saham minyak mentah berakhir dengan kenaikan kecil dari $0,02 pada $93,29 per barel.

Laporan bahwa Rusia telah mengubah larangan ekspornya merugikan harga minyak. Rusia dilaporkan telah mencabut larangan bahan bakar yang digunakan sebagai bunkering untuk beberapa wadah dan diesel dengan kandungan belerang tinggi, mengutip dokumen pemerintah.

Namun, laporan mengatakan larangan ekspor pada seluruh jenis bahan bakar dan diesel kualitas tinggi tetap pada tempatnya.

“Harga minyak mentah tidak memberikan banyak pengaruh, hanya turun sedikit karena prospek pertumbuhan global mulai terdampak akibat berlanjutnya aksi jual di pasar obligasi global,” kata Edward Moya, Analis Pasar Senior di OANDA. “Raja dolar akan tetap menjadi penghambat bagi minyak, tapi hal itu mungkin tidak akan bertahan lama. Taruhan dana lindung nilai (hedge fund) pada minyak semakin banyak karena data terbaru menunjukkan taruhan bullish berada pada level tertinggi sejak Februari 2022,” tambahnya.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading