Pada hari Senin, harga minyak menguat di tengah kekhawatiran atas potensi gangguan terhadap pasokan minyak global akibat meningkatnya konflik di Timur Tengah. Selain itu, OPEC menaikkan prakiraan permintaan minyak dunia untuk jangka menengah dan panjang dalam prospek tahunan. Patokan minyak mentah berjangka Brent melonjak 2,8 persen menjadi $86,91 per barel, sementara minyak mentah berjangka WTI naik 3 persen menjadi $85,23. Lebih dari 1.100 orang di Israel dan Gaza telah tewas sejak Hamas melancarkan serangannya pada Sabtu pagi. Wilayah Israel dan Palestina bukanlah produsen minyak, tetapi wilayah Timur Tengah menyumbang hampir sepertiga pasokan global. Iran membantah terlibat langsung dalam serangan itu, tetapi mendukung tindakan Hamas sebagai tindakan membela diri. Para analis mengatakan bahwa tidak ada ancaman langsung terhadap pasokan minyak, tetapi gangguan atau peningkatan di kawasan ini dapat berdampak luas terhadap pasar energi, rantai pasokan global, dan dinamika geopolitik, jika konflik meningkat. Minyak mentah berjangka WTI merosot sekitar 9 persen pada minggu lalu, menandai penurunan mingguan terbesar sejak Maret di tengah kekhawatiran permintaan akibat hambatan makroekonomi. Minyak mentah berjangka Brent turun sekitar 11 persen dalam seminggu.
FX.co ★ Harga Minyak Menguat Karena Ketegangan di Timur Tengah
Harga Minyak Menguat Karena Ketegangan di Timur Tengah
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading