logo

FX.co ★ Mata Uang Antipodean Naik Seiring Perdagangan Asia Diperdagangkan Lebih Tinggi

Mata Uang Antipodean Naik Seiring Perdagangan Asia Diperdagangkan Lebih Tinggi

Mata uang Antipodean seperti mata uang Australia dan Selandia Baru menguat terhadap rival utama mereka dalam sesi Asia pada hari Selasa, seiring trader yang memperhatikan Wakil Ketua Fed AS, Philip Jefferson, yang menyatakan bahwa bank sentral perlu "melanjutkan dengan seksama untuk menyeimbangkan risiko pengetatan berlebih." Namun, krisis geopolitik terbaru di Timur Tengah membebani sentimen pasar.

Trader juga dengan seksama menantikan data inflasi AS di akhir minggu, yang bisa memiliki dampak signifikan pada prospek suku bunga.

Kenaikan dalam harga komoditas, juga mengakibatkan kenaikan mata uang antipodean.

Harga minyak mentah naik tajam di tengah kekhawatiran mengenai gangguan pasokan minyak global karena ketegangan yang meningkat di Timur Tengah. Saham minyak West Texas Intermediate Crude untuk November melonjak $3,59 atau 4,3 persen di $86,38 per barel.

Dalam perdagangan Asia hari ini, dolar Australia naik ke ketinggian 8 hari dari 0,6433 terhadap dolar AS dan 1,6446 terhadap euro, dari kuotasi penutupan kemarin masing-masing dari 0,6410 dan 1,6479. Jika aussie memperpanjang tren naik, kemungkinan akan menemukan resistance di sekitar 0,66 terhadap greenback dan 1,63 terhadap euro.

Terhadap yen dan dolar Kanada, aussie naik ke ketinggian 4 hari dari 95,50 dan 0,8731 dari kuotasi penutupan hari Senin masing-masing dari 95,19 dan 0,8710. Pada kenaikan, 98,00 terhadap yen dan 0,88 terhadap loonie terlihat sebagai level resistance selanjutnya untuk aussie.

Aussie naik ke 1,0657 tehadap dolar Selandia Baru, dari nilai penutupan kemarin dari 1,0641. Target naik memungkinkan selanjutnya untuk aussie bisa terlihat di sekitar wilayah 1,08.

Dolar Selandia Baru naik ke ketinggian 3 bulan dari 1,7509 terhadap euro dan ketinggian 2 minggu dari 0,6042 terhadap dolar AS, dari kuotasi penutupan kemarin masing-masing dari 1,7538 dan 0,6020. Jika kiwi memperpanjang tren naik, kemungkinan akan menemukan resistance di sekitar 1,73 terhadap euro dan 0,62 terhadap greenback.

Terhadap yen, kiwi naik ke ketinggian 8 hari dari 89,71 dari nilai penutupan hari Senin dari 89,40. Kiwi bisa menguji resistance di dekat wilayah 91,00.

Selanjutnya, U.S. NFIB Business Optimism Index untuk September, cadangan grosir AS untuk Agustus, Ekspektasi Inflasi Konsumen AS untuk September dan laporan Redbook AS ditetapkan akan dirilis di sesi New York.

IMF ditetapkan akan merilis World Economic Outlook dengan proyeksi analisis dan ekonomi terbaru pada hari Selasa.

Ketua Ekonom, Pierre-Olivier Gourinchas akan menunjukkan perkiraan pertumbuhan global dan rekomendasi kebijakan kunci pada 4.00 AM ET / 9.00 AM GMT+1. IMF melangsungkan rapat tahunan 2023 di kota Marrackech, Maroko.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading