Pertumbuhan penjualan ritel Inggris melambat pada bulan September karena rumah tangga mengurangi pengeluaran untuk barang-barang besar, Konsorsium Ritel Inggris mengatakan pada hari Selasa. Penjualan ritel naik 2,7 persen pada basis tahunan dibandingkan dengan peningkatan sebesar 4,1 persen pada bulan Agustus. Pada periode yang sama tahun lalu, penjualan naik 2,2 persen. Penjualan makanan mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 7,4 persen, sementara penjualan non-panganturun 1,2 persen. Rata-rata pertumbuhan penjualan ritel dalam tiga bulan mencapai 2,7 persen, berada di bawah pertumbuhan rata-rata dalam 12 bulan sebesar 4,2 persen. Penjualan non-pangan di dalam toko naik 0,3 persen dan penjualan non-pangan online turun 3,6 persen pada bulan September, data menunjukkan. Proporsi barang non-pangan yang dibeli secara online menurun menjadi 34,9 persen pada bulan September dari 35,1 persen tahun lalu. Kepala Eksekutif BRC Helen Dickinson mengatakan tingginya biaya hidup terus membebani rumah tangga. “Barang-barang mahal seperti furnitur dan listrik memiliki kinerja yang buruk karena konsumen membatasi pengeluaran karena tingginya biaya perumahan, sewa dan bahan bakar,” jelas Dickinson. Dickinson menambahkan bahwa beberapa bulan mendatang sangat penting bagi peritel karena mereka memasuki “Golden Quarter” dan mereka berinvestasi besar-besaran untuk mendukung konsumen dan menurunkan harga. Namun, upaya tersebut terkendala oleh kenaikan tarif bisnis sebesar GBP 400 juta yang dijadwalkan pada tahun 2024, ujar Dickinson.
FX.co ★ Pertumbuhan penjualan ritel Inggris melemah pada bulan September: BRC
Pertumbuhan penjualan ritel Inggris melemah pada bulan September: BRC
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading