logo

FX.co ★ Harga Minyak Menuju Kenaikan Mingguan Kedua Di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Harga Minyak Menuju Kenaikan Mingguan Kedua Di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Harga minyak naik lebih dari 1 persen pada hari Jumat dan berada di jalur kenaikan mingguan kedua setelah AS mengumumkan rencana untuk menambah cadangan minyak strategisnya. Investor juga khawatir bahwa konflik yang lebih luas di Timur Tengah dapat mengganggu pasokan minyak, karena negara tetangga Iran dan Arab Saudi adalah produsen utama minyak dunia. Patokan minyak mentah berjangka Brent menguat 1.2 persen menjadi $93,50 per barel, sementara minyak mentah berjangka WTI naik 1.3 persen menjadi $89,55. Departemen Energi AS mengindikasikan bahwa mereka akan membeli 6 juta barel minyak mentah, yang akan dikirimkan antara Desember tahun ini dan Januari 2024. Terakhir kali pemerintahan Biden mengumumkan niat pembelian Cadangan Minyak Strategis adalah pada bulan Juli. Sementara itu, harapan akan deeskalasi konflik Israel-Hamas pasca kunjungan Presiden Biden ke Timur Tengah semakin memudar. Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan kehati-hatian di seluruh dunia dengan mengutip "potensi serangan teroris, demonstrasi atau tindakan kekerasan terhadap warga negara dan kepentingan AS." Pada hari ke-14 konflik Israel-Hamas, Menteri Pertahanan Israel telah meminta militer negaranya untuk bersiap menghadapi potensi masuk ke Jalur Gaza dengan tujuan membongkar kelompok militan Palestina. Presiden AS, Joe Biden, mengatakan bahwa dia tidak bisa membiarkan teroris seperti 'Hamas' dan tiran seperti 'Putin' menang. Amerika Serikat sendiri telah memveto gencatan senjata yang dipimpin PBB dalam perang Timur Tengah.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading