logo

FX.co ★ Treasury Tetap Sangat Positif Setelah Pergerakan Awal Ke Sisi Atas

Treasury Tetap Sangat Positif Setelah Pergerakan Awal Ke Sisi Atas

Setelah mengakhiri sesi sebelumnya yang rata, treasury menunjukkan eprgerakan kuat pada kenaikan selama trading hari Rabu.

Harga obligasi tercatat lebih tinggi pada awal sesi dan tetap sangat positif sepanjang hari. Selanjutnya, imbal obligasi acuan sepuluh tahun, yang bergerak berlawanan dari harganya, turun 8,6 basis poin menjadi 4.789.

Kekuatan awal diantara treasury muncul sebagai rilis beberapa data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan, menghapus kekhawatiran mengenai prospek suku bunga.

Gaji Prosesor ADP merilis laporan sebelum awal trading menunjukkan ketenagakerjaan sektor swasta di AS naik kurang dari perkiraan dalam bulan Oktober.

Laporan mengatakan ketenagakerjaan sektor swasta naik 113.000 pekerjaan pada Oktober setelah kenaikan 89.000 pekerjaan di September. Ekonom telah memperkirakan ketenagakerjaan akan meningaktkan 150.000 lapangan pekerjaan.

Sebuah laporan terpisah yang dirilis oleh Institute for Supply Management menunjukkan aktivitas manufaktur di AS, turun tidak terduga pada tingkat yang lebih cepat dalam satu bulan di bulan Oktober.

ISM mengatakan PMI manufaktur turun ke 46,7 pada Oktober dari 49,0 pada September, dengan angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi. Ekonom telah memperkirakan indeks akan tidak berubah dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Treasury tetap positif setelah Federal Reserve mengumumkan keputusan yang sangat diharapkan untuk membiarkan suku bunga tidak berubah.

The Fed mengatakan memutuskan akan mempertahankan kisaran taget bagi suku bunga federal di 5,25 menjadi 5,50 persen dalam upaya untuk mendukung tujuan ganda dari ketenagakerjaan maksimum dan inflasi pada tingkat persen dalam jangka panjang.

Pernyataan The Fed sedikit berubah dari September, meskipun Ged tidak memperbarui penilaian aktivitas ekonomi ASnya.

Terkait dengan prospek suku bunga, pernyataan ini menunjukkan bahwa the Fed masih mempertimbangkan kenaikan suku bunga tambahan dalam upaya mengembalikan inflasi ke objektif 2%.

Bank sentral mengatakan akan mempertimbangkan pengetatan kumulatif dari kebijakan moneter, lambatnya kebijakan moneter dalam mempengaruhi aktivitas ekonomi dan inflasi, serta perkembangan ekonomi dan keuangan dalam menentukan apakah peningkatan lebih lanjut mungkin diperlukan.

Rapat kebijakan moneter the Fed mendatang dijadwalkan pada 12-13 Desember, dengan FedWatch Tool dari CME Group yang saat ini menunjukkan peluang suku bunga 80,1 persen akan tetap tidak berubah dan peluang kenaikan titik kuartal 19,8.

Dalam pasca pertemuan konferensi pers, Ketua Fed, Jerome Powell, mengakui data terkini yang menujukkan penurunan laju pertumbuhan harga namun berpendapat bahwa proses menurunkan inflasi hingga 2 persen masih “masih panjang”.

Powell juga mengatakan the Fed masih belum membuat kebijakan apapun mengenai rapat kebijakan mendatang namun menekankan bahwa bank sentral tidak memikirkan tentang pemangkasan suku bunga sama sekali saat ini.

Ketua The Fed juga mengatakan ia tidak percaya bahwa akan sulit untuk melanjutkan kenaikan suku bunga bahkan jika bank sentral memutuskan akan membiarkan suku bunga kembali tidak berubah pada Desember.

"Ide bahwa akan sangat sulit untuk kembali naik setelah menghentikan rapat sekali atau dua kali tidaklah tepat," ujar Powell. "Komite akan selalu melakukan apa yang menurut kami sesuai pada saat itu."

Sementara itu, Departemen Keuangan mengatakan niat untuk terus bertahap meningkatkan ukuran lelang kupon dalam kuartal November 2023 hingga Januari 2024 mendatang.

Departemen Keuangan mengatakan rencana untuk melelang $112 miliar sekuritas jangka panjang minggu depan, termasuk obligasi tiga tahun senilai $48 miliar, $40 miliar obligasi sepuluh tahun dan $24 miliar obligasi tigapuluh tahun.

Bulan lalu, Treasury menjual obligasi tiga tahun senilai $46 miliar, $35 miliar obligasi sepuluh tahun dan $20 miliar obligasi tigapuluh tahun.

Treasury juga mengatakan niat utuk terus meningkatkan ukuran lelang kupon secara bertahap pada kuartal November 2023 hingga Januari 2024.

Dalam sebuah surat pernyataan, Departemen Keuangan mengatakan kenaikan terkini dalam imbal hasil "sebagian adalah tanggapan terhadap aktivitas yang lebih kuat dari perkiraan dan data pasar tenaga kerja."

Trading pada hari Kamis bisa terus dipengaruhi oleh reaksi pada pengumuman the Fed, sementara itu laporan terkait klaim pengangguran awal, produktivitas tenagakerja dan pesanan pabrik juga akan menarik perhatian.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading