logo

FX.co ★ Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran Permintaan

Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran Permintaan

Harga minyak jatuh ke posisi terendah dalam satu bulan pada hari Selasa karena ketegangan di Timur Tengah mereda dan Tiongkok melaporkan data perdagangan yang beragam, memicu kekhawatiran baru atas hambatan ekonomi. Patokan minyak mentah berjangka Brent turun 2 persen menjadi $83,51 per barel, sementara minyak mentah berjangka WTI turun 2 persen menjadi $79,20. Israel sekali lagi menolak seruan gencatan senjata namun menyatakan pihaknya terbuka terhadap jeda pertempuran di Gaza untuk memfasilitasi masuknya bantuan atau keluarnya sandera dari Jalur Gaza. Kekhawatiran suku bunga The Fed dan data ekspor Tiongkok yang mengecewakan juga meningkatkan kekhawatiran atas lesunya permintaan bahan bakar. Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan pada hari Senin bahwa inflasi yang berada di atas 2 persen akan sangat mengkhawatirkan dan dia tidak yakin kenaikan suku bunga sudah berakhir. Ekspor Tiongkok menyusut 6,4 persen tahun-ke-tahun di bulan Oktober, sementara impor secara tak terduga tumbuh 3,0 persen untuk menghentikan penurunan selama 11 bulan berturut-turut, data resmi menunjukkan sebuah tanda bahwa pemulihan di negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia ini tetap tidak merata meskipun ada serangkaian stimulus dari pemerintah.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading