logo

FX.co ★ Kontrak Berjangka Minta Ditutup Naik untuk Sesi Ketiga Berturut-Turut

Kontrak Berjangka Minta Ditutup Naik untuk Sesi Ketiga Berturut-Turut

Pada hari Senin, harga minyak mentah bergerak naik, menguat untuk sesi ketiga berturut-turut di tengah beberapa optimisme mengenai prospek permintaan energi menyusul laporan dari OPEC dan Goldman Sachs.

Sebuah laporan dari OPEC yang mengatakan bahwa permintaan di AS dan Tiongkok tidak menurun sampai pada titik yang dikhawatirkan juga berkontribusi pada kenaikan harga minyak.

Dolar yang lemah juga membantu kenaikan harga minyak. Indeks dolar turun ke 105,59 menjelang data inflasi AS yang penting, yang akan dirilis pada hari Selasa.

Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk bulan Desember ditutup lebih tinggi $1,09 atau sekitar 1,4% pada $78,26 per barel.

Kontrak berjangka minyak mentah Brent naik $1,26 atau sekitar 1,55% pada $82,69 per barel beberapa waktu yang lalu.

Dalam laporan bulanannya, OPEC telah menaikkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak dunia pada tahun 2023 menjadi 2,46 juta barel per hari, naik 20.000 dari proyeksi sebelumnya. OPEC melihat permintaan meningkat sebesar 2,25 juta barel per hari tahun depan, tidak berubah dari bulan lalu.

"Laporan pasar minyak bulanan OPEC tampaknya menolak kekhawatiran terhadap permintaan, mengacu pada sentimen negatif yang berlebihan seputar permintaan Tiongkok. Pertanyaannya sekarang adalah apakah anggota OPEC+, Rusia dan Arab Saudi akan melakukan pemangkasan produksi setelah bulan Desember?" ujar Craig Erlan, Analis Pasar Senior di OANDA UK & EMEA.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading