Dolar AS mengalami salah satu penurunan tertajam dalam beberapa bulan pada hari Selasa setelah data yang menunjukkan penurunan inflasi negara yang lebih besar dari perkiraan meningkatkan harapan Federal Reserve akan mempertahankan level suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Imbal hasil obligasi pemerintah AS turun setelah data inflasi, dengan penurunan imbal hasil obligasi dua tahun menjadi kurang dari 4,85%. Data dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan bahwa inflasi melambat menjadi 3,2% di bulan Oktober dari 3,7% di bulan September. Para ekonom memperkirakan laju pertumbuhan akan melambat menjadi 3,3%. Harga konsumen inti naik 4% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. CPI inti diperkirakan tidak berubah dari 4,1% di bulan sebelumnya. Dalam skala bulanan, CPI datar di bulan Oktober setelah naik 0,4% di bulan September. Para ekonom memperkirakan harga konsumen akan naik tipis sebesar 0,1%. Tidak termasuk harga pangan dan energi, harga konsumen inti naik tipis sebesar 0,2% di bulan Oktober setelah naik sebesar 0,3% di bulan September. Harga inti diperkirakan akan naik 0,3% lagi. Dengan menurunnya inflasi, pasar kini memperhitungkan probabilitas sebesar 94,8% bahwa The Fed akan mempertahankan level suku bunga pada pertemuannya di bulan Desember. Indeks dolar turun menjadi 103,99 dan sedikit pulih ke 104,09, masih turun hampir 1,5% dari penutupan sebelumnya. Terhadap Euro, dolar melemah menjadi 1,0878 dari 1,0698. Dolar melemah tajam terhadap Pound Sterling di 1,2499. Terhadap mata uang Jepang, dolar melemah menjadi 150,38 yen per unit. Dolar diperdagangkan pada 0,6507 terhadap Aussie, melemah lebih dari 2%. Dolar melemah terhadap franc Swiss pada CHF 0,8891 dari CHF 0,9017, dan terhadap Loonie, turun menjadi C$ 1,3691 dari C$1,3808. Departemen Tenaga Kerja dijadwalkan merilis laporan terpisah mengenai inflasi harga produsen di bulan Oktober pada hari Rabu. Para ekonom memperkirakan harga produsen akan naik sebesar 0,1% di bulan Oktober setelah naik sebesar 0,5% di bulan September, sementara tingkat pertumbuhan tahunan diperkirakan akan melambat menjadi 1,9% dari 2,2%.
FX.co ★ Dolar Melemah Setelah Data Inflasi Lebih Rendah daripada Ekspektasi
Dolar Melemah Setelah Data Inflasi Lebih Rendah daripada Ekspektasi
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading