Menyusul penurunan yang terlihat selama perdagangan pada hari Selasa, nilai dolar AS telah kembali menguat pada hari Rabu. Indeks dolar AS naik 0,36 poin atau 0,3 persen menjadi 104,41 setelah jatuh ke level terendah dalam dua bulan pada hari Selasa. Greenback diperdagangkan pada 151,37 yen dibandingkan dengan 150,37 yen pada penutupan perdagangan New York hari Selasa. Terhadap euro, dolar diperdagangkan pada $1,0846 dibandingkan kemarin $1,0879. Dolar rebound setelah Departemen Perdagangan merilis laporan yang menunjukkan bahwa penjualan ritel AS turun lebih sedikit dari ekspektasi pada bulan Oktober. Departemen Perdagangan menyatakan bahwa penjualan ritel turun 0,1 persen pada bulan Oktober setelah melonjak sebesar 0,9 persen pada bulan September. Para ekonom memperkirakan penjualan ritel akan turun sebesar 0,3 persen dibandingkan dengan kenaikan 0,7 persen yang dilaporkan pada bulan sebelumnya. Tidak termasuk penurunan penjualan oleh dealer kendaraan bermotor dan suku cadang, penjualan ritel naik tipis sebesar 0,1 persen di bulan Oktober setelah naik sebesar 0,8 persen di bulan September. Penjualan mobil bekas diperkirakan tidak berubah. Federal Reserve Bank of New York juga merilis laporan yang menunjukkan perubahan signifikan dalam aktivitas manufaktur regional di bulan November. The Fed New York menyatakan bahwa indeks kondisi bisnis umum melonjak menjadi positif 9,1 pada bulan November dari negatif 4,6 pada bulan Oktober, dengan angka positif menunjukkan pertumbuhan. Para ekonom memperkirakan indeks akan naik menjadi negatif 2,8. Sementara itu, mayoritas trader mengabaikan laporan Departemen Tenaga Kerja yang menunjukkan penurunan tiba-tiba harga produsen AS pada bulan Oktober. Departemen Tenaga Kerja menyatakan bahwa indeks harga produsennya turun 0,5 persen pada bulan Oktober setelah naik sebesar 0,4 persen pada bulan September. Harga produsen diperkirakan naik tipis sebesar 0,1 persen dibandingkan dengan kenaikan 0,5 persen yang dilaporkan pada bulan sebelumnya. Laporan tersebut juga menyatakan bahwa tingkat pertumbuhan harga produsen tahunan melambat menjadi 1,3 persen pada bulan Oktober dari 2,2 persen pada bulan September. Para ekonom memperkirakan laju pertumbuhan harga akan melambat menjadi 1,9 persen.
FX.co ★ Dolar AS Kembali Menguat Setelah Kemarin Menukik
Dolar AS Kembali Menguat Setelah Kemarin Menukik
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading