Setelah pergerakan awal ke sisi negatifnya, obligasi menunjukkan perubahan yang signifikan selama sesi trading pada hari Senin.
Harga obligasi melonjak pada awal trading sore, melompat ke wilayah positif. Selanjutnya, imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun, yang bergerak berlawanan dengan harganya, turun sebesar 1,9 basis poin menjadi 4,422% setelah mencapai level tertinggi 4,482%.
Dengan penurunan moderat pada hari ini, imbal hasil tenor 10 tahun turun ke level penutupan terendah dalam dua bulan.
Perputaran sore hari oleh treasury terjadi setelah Departemen Keuangan mengumumkan hasil lelang obligasi dua puluh tahun senilai $16 miliar bulan ini.
Lelang obligasi bertenor 20 tahun ini menghasilkan imbal hasil yang tinggi yaitu 4,780% dan rasio bid-to-cover sebesar 2,58, sementara sepuluh lelang obligasi bertenor 20 tahun sebelumnya memiliki rata-rata rasio bid-to-cover sebesar 2,66.
Rasio bid-to-cover adalah ukuran permintaan yang mengindikasikan jumlah penawaran untuk setiap dolar sekuritas yang dijual.
Bagaimanapun, aktivitas trading tetap agak tenang karena para trader menantikan rilis risalah pertemuan Federal Reserve terbaru pada hari Selasa.
Dalam berita ekonomi AS, Conference Board merilis sebuah laporan yang menunjukkan pembacaannya terhadap indikator-indikator ekonomi utama AS turun lebih dari yang diharapkan pada bulan Oktober.
Laporan tersebut mengatakan bahwa indeks ekonomi utama turun 0,8% pada bulan Oktober setelah turun 0,7% pada bulan September. Para ekonom memperkirakan bahwa indeks akan turun sebesar 0,6 persen.
Sementara notulen Fed kemungkinan akan menjadi sorotan pada hari Selasa, para trader juga kemungkinan akan mengawasi laporan penjualan rumah yang ada.