Sektor manufaktur di Indonesia terus meningkat pada November, dan pada laju yang lebih cepat, survei terbaru dari S&P Global ditunjukkan hari Jumat dengan angka PMI manufaktur di 51,7.
Hal tersebut naik dari 51,5 pada Oktober dan bergerak lebih jauh di atas garis boom-or-bust dari 50 yang memisahkan ekspansi dari kontraksi.
Pesanan baru mendatang untuk barang manufaktur Indonesia kembali naik pada November, di dukung oleh peningkatan dalam kondisi permintaan pokok dan ekspansi pada basis klien.
Tingkat pertumbuhan ini adalah yang paling lambat dalam enam bulan terkini, namun, keseluruhannya sedikit. Permintaan luar negeri secara khusus tetap lemah pada November. Pesanan ekspor baru turun sedikit untuk bulan kedua berturut-turut ditengah laporan dari upaya destocking pada beberapa klien.