Pound menguat terhadap mata uang utama lainnya di sesi Eropa pada hari Jumat, karena pembuat kebijakan Bank of England (BoE), Megan Greene, menolak spekulasi pasar mengenai penurunan suku bunga pada tahun 2024. Dalam pidato pertamanya sebagai anggota MPC pada hari Kamis, Greene mengatakan bank sentral akan mempertahankan sikap kebijakan moneter yang ketat untuk waktu yang lama untuk mencapai target inflasi. Data output tetap beragam tetapi persistensi inflasi menjadi perhatian, tambah Greene. Data terakhir dari S&P Global dan Chartered Institute of Procurement & Supply menunjukkan bahwa PMI manufaktur Inggris naik ke 47.2 dari 44.8 di bulan Oktober. Pembacaan kilat adalah 46.6. Data dari pemberi pinjaman hipotek Nationwide Building Society menunjukkan bahwa harga rumah di Inggris turun dengan laju paling lambat dalam sembilan bulan terakhir di bulan November karena ekspektasi penurunan suku bunga di masa depan mengurangi tekanan keterjangkauan. Harga rumah mencatat penurunan tahunan sebesar 2.0 persen setelah turun 3.3 persen di bulan Oktober. Harga menandai penurunan paling lambat sejak Februari 2023. Mereka diperkirakan turun 2.3 persen. Pound naik ke 1.2675 terhadap greenback, 187.51 terhadap yen dan 1.1081 terhadap franc, dari posisi terendah sebelumnya di 1.2609, 186.67 dan 1.1032. Pound mungkin akan menemukan resistensi di sekitar 1.31 melawan greenback, 190.00 melawan yen dan 1.13 melawan franc. Pound naik ke 0.8599 melawan euro, level tertinggi sejak 18 September. Pound terlihat menemukan resistensi di sekitar level 0.84.
FX.co ★ Pound Menguat Terhadap Mata Uang Utama
Pound Menguat Terhadap Mata Uang Utama
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading