logo

FX.co ★ Inflasi Turki Naik Tipis Menjadi 61,98%, Pertumbuhan Harga Produsen Melajut Pesat

Inflasi Turki Naik Tipis Menjadi 61,98%, Pertumbuhan Harga Produsen Melajut Pesat

Inflasi harga konsumen Turki sedikit meningkat pada bulan November ke level tertinggi dalam hampir satu tahun, menurut data dari Institut Statistik Turki pada hari Senin. Indeks harga konsumen naik menjadi 61,98 persen tahun-ke-tahun pada bulan November, sedikit lebih cepat dibandingkan kenaikan 61,36 persen pada bulan Oktober. Inflasi terakhir ini merupakan yang tertinggi sejak Desember tahun lalu, ketika harga-harga naik sebesar 64,27 persen. Harga makanan dan minuman non-alkohol saja tumbuh sebesar 67,16 persen, namun laju pertumbuhannya menurun dari 72,0 persen pada bulan Oktober. Data menunjukkan tarif hotel, kafe, dan restoran melonjak 92,86 persen. Biaya kesehatan naik 82,13 persen, dan biaya transportasi meningkat 70,04 persen. Dibandingkan bulan sebelumnya, harga konsumen meningkat sebesar 3,28 persen pada bulan November dibandingkan kenaikan 3,43 persen pada bulan Oktober. “Kenaikan kecil inflasi Turki pada bulan November menambah bukti bahwa tekanan inflasi dalam perekonomian terus mereda,” ujar Liam Peach, ekonom di Capital Economics. Ekonom tersebut menambahkan bahwa siklus pengetatan moneter bank sentral kemungkinan akan berakhir dengan kenaikan suku bunga terakhir pada pertemuan akhir bulan ini. “Namun, menurunkan inflasi ke tingkat yang jauh lebih rendah akan memerlukan kebijakan moneter yang tetap ketat untuk jangka waktu yang lama, dan kami memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga tidak berubah sepanjang tahun 2024.” Data terpisah dari kantor statistik menunjukkan bahwa inflasi harga produsen naik menjadi 42,25 persen pada bulan November dari level terendah dalam 29 bulan sebesar 39,39 persen pada bulan Oktober. Di antara sektor industri utama, harga sektor pertambangan dan penggalian naik 65,49 persen, dan sektor industri pengolahan melonjak 54,11 persen. Sementara itu, harga-harga di sektor utilitas mengalami penurunan sebesar 30,0 persen. Pada basis bulan ke bulan, harga produsen naik 2,81 persen dibandingkan kenaikan 1,94 persen pada bulan sebelumnya.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading