Perekonomian Afrika Selatan mengalami kontraksi lebih dari perkiraan pada kuartal ketiga setelah meningkat pada dua kuartal sebelumnya, data dari Statistik Afrika Selatan menunjukkan pada hari Selasa. Secara riil, produk domestik bruto turun 0,2 persen secara berurutan, membalikkan kenaikan 0,5 persen pada kuartal pertama. Para ekonom memperkirakan penurunan sebesar 0,1 persen. Lima industri mencatat pertumbuhan negatif dibandingkan triwulan sebelumnya. Sektor pertanian mengalami kontraksi paling besar sebesar 9,6 persen, dan industri konstruksi mengalami penurunan sebesar 2,8 persen. Di sisi pengeluaran, konsumsi akhir rumah tangga turun 0,3 persen, sedangkan konsumsi pemerintah lebih tinggi 0,3 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Pembentukan modal tetap bruto turun 3,4 persen selama kuartal ini. Ekspor naik 0,6 persen, sementara impor menunjukkan penurunan tajam sebesar 8,6 persen. Secara tahunan, PDB turun 0,7 persen, berbeda dengan kenaikan 1,5 persen pada kuartal kedua. Penurunan yang diharapkan adalah 0,2 persen. Apalagi ini merupakan kontraksi pertama sejak kuartal II 2021.
FX.co ★ PDB Afrika Selatan Menyusut 0,2% Pada Q3
PDB Afrika Selatan Menyusut 0,2% Pada Q3
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading