logo

FX.co ★ Saham Minyak Ditetapkan Pada Level Rendah 5 Bulan

Saham Minyak Ditetapkan Pada Level Rendah 5 Bulan

Harga-harga minyak turun pada hari Selasa, turun selama empat sesi berturut-turut, ditengah kekhawatiran berkepanjangan mengenai prospek untuk permintaan energi, dan kekecewaan terhadap kuantum pemangkasan produksi tambahan yang diumumkan oleh OPEC+.

Dolar yang menguat terbebani serta pada harga minyak. Investor juga melihat kedepan pada data gaji non-pertanian, yang akan dirilis akhir pekan ini, untuk petunjuk mengenai prospek untuk suku bunga Fed.

Saham minyak Mentah West Texas Intermediate untuk Januari berakhir turun $0,72 atau sekitar 1% pada $72,32 per barel, merupakan penyelesaian terendah sejak 6 Juli.

Saham minyak mentah Brent turun $0,62 atau sekitar 0,8% pada $77,41 barel beberapa saat lalu.

"Berkat tindakan tepat waktu dari OPEC+, sekitar 2,2 juta barrel per hari akan menahan pasar pada kuartal pertama tahun depan, akan memungkinkan periode rendahnya permintaan berlalu tanpa rasa sakit pada kuartal pertama tahun 2024,” ujar Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak pada hari Selasa.

"Saya juga akan menjelaskan bahwa jika tindakan ini tidak cukup, negara-negara OPEC+ siap untuk mengambil langkah tambahan untuk menghapus spekulasi dan volatilitas," tambah Novak.

Para investor saat ini menantikan laporan minyak mingguan dari American Petroleum institute (API), yang akan dirilis hari ini, dan Energy Information Administration (EIA), yang akan dirilis hari Rabu pagi.

Data EIA diharapkan akan menunjukkan pengurangan 2,3 juta barel selama sepekan yang berakhir pada 2 Desember, dibandingkan dengan tambahan 1,6 juta barel pada minggu sebelumnya.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading