logo

FX.co ★ Bursa Eropa Ditutup Lebih Rendah Karena Data Inflasi AS yang Lebih Tinggi dari Perkiraan

Bursa Eropa Ditutup Lebih Rendah Karena Data Inflasi AS yang Lebih Tinggi dari Perkiraan

Saham-saham Eropa mengalami penurunan yang signifikan pada hari Selasa, menyusul inflasi harga konsumen yang lebih tinggi dari yang diantisipasi di Amerika Serikat. Inflasi ini mengganggu harapan untuk penurunan suku bunga oleh Federal Reserve, karena banyak investor yang telah menganalisa data ekonomi regional dan update pendapatan perusahaan.

Dalam sebuah laporan baru-baru ini, Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan bahwa indeks harga konsumen meningkat 0,3% di bulan Januari, menyusul kenaikan 0,2% di bulan Desember. Kenaikan ini tidak terduga, karena banyak ekonom memperkirakan kelanjutan kenaikan 0,2%. Khususnya, pertumbuhan harga konsumen menunjukkan tanda-tanda perlambatan, dengan tingkat tahunan turun dari 3,4% di bulan Desember menjadi 3,1% di bulan Januari. Namun, para ekonom memperkirakan pertumbuhan yang lebih lambat sebesar 2,9%.

Pola inflasi telah merusak kemungkinan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve, yang para pejabatnya bersikeras bahwa mereka membutuhkan keyakinan bahwa inflasi menurun sebelum melanjutkan penyesuaian suku bunga. Saham-saham Eropa, sebagai akibatnya, telah goyah. Indeks Eropa Stoxx 600 turun 0,95%, dengan FTSE 100 Inggris, DAX Jerman, CAC 40 Prancis, dan SMI Swiss semuanya mengalami penurunan.

Pasar-pasar tertentu di Eropa, seperti Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, dan lainnya juga melaporkan kerugian yang signifikan hingga moderat, sementara Rusia mengalami sedikit kenaikan. Di Inggris, perusahaan-perusahaan seperti Barratt Developments, Taylor Wimpey, dan Berkeley Holdings, dan lainnya, juga melaporkan penurunan sebesar 3 hingga 5%. Perusahaan-perusahaan seperti AstraZeneca, GSK, Centrica, dan HSBC Holdings, bagaimanapun, mengalami sedikit kenaikan.

Perancis melaporkan tingkat pengangguran yang stabil di kuartal keempat setelah kenaikan di dua kuartal sebelumnya. Sementara itu, tingkat pengangguran di Inggris turun, berada di bawah prediksi para ekonom. Terakhir, sentimen ekonomi Jerman lebih kuat dari yang diperkirakan karena penurunan suku bunga yang diperkirakan sebagai respon terhadap perlambatan inflasi. Meskipun demikian, presiden ZEW mencatat bahwa ekonomi Jerman sedang berjuang. Pada catatan yang lebih cerah, inflasi harga konsumen Swiss menurun lebih dari yang diperkirakan pada bulan Januari, mencapai level terendah dalam lebih dari dua tahun.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading