logo

FX.co ★ Saham AS Bergerak Sebagian Besar Lebih Rendah di Tengah Kecemasan Suku Bunga yang Berlanjut

Saham AS Bergerak Sebagian Besar Lebih Rendah di Tengah Kecemasan Suku Bunga yang Berlanjut

Setelah libur panjang di akhir pekan Hari Presiden, para trader kembali ke pasar saham yang sebagian besar menurun pada hari Selasa, dengan Nasdaq yang berpusat pada teknologi mengalami penurunan yang signifikan. Meskipun telah sedikit rebound, Nasdaq masih berada 182,28 poin, atau 1,2%, lebih rendah pada 15.593,37. S&P 500 juga mengalami penurunan, turun 26,75 poin atau 0,5% menjadi 4.978,82. Sebaliknya, Dow yang lebih sempit berhasil melawan tren, naik sedikit sebesar 21,26 poin atau 0,1% menjadi 38.649,25.

Pelemahan Wall Street sebagian mencerminkan kekhawatiran yang sedang berlangsung atas suku bunga di masa depan, yang didorong oleh data inflasi minggu lalu yang lebih tinggi dari perkiraan. Menurut FedWatch Tool dari CME Group, hanya ada 8,5% kemungkinan bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga sebesar seperempat poin di bulan Maret. Kemungkinan penurunan suku bunga yang sama pada awal Mei telah menurun menjadi 32,9%.

Federal Reserve dapat memberikan lebih banyak penjelasan mengenai suku bunga di masa depan dengan merilis notulen dari pertemuan kebijakan moneter terbaru pada hari Rabu. Seperti yang dijelaskan oleh Kepala Ekonom Comerica Bank, Bill Adams, dokumen-dokumen tersebut dapat memperjelas seberapa banyak 'data yang baik' yang dibutuhkan oleh para pembuat kebijakan The Fed sebelum mereka mempertimbangkan untuk menurunkan suku bunga. Adams mencatat bahwa meskipun Ketua Powell menyatakan keraguannya akan penurunan suku bunga pada bulan Maret selama konferensi pers keputusan bulan Januari, dia tidak jelas mengenai prasyarat Fed untuk penurunan suku bunga, yang menunjukkan ketidaksepakatan yang sedang berlangsung di dalam FOMC.

Kenaikan moderat Dow sebagian besar disebabkan oleh Walmart (WMT), yang harga sahamnya melonjak 3,9% setelah pengumuman hasil kuartal keempat yang lebih baik dari perkiraan dan kesepakatan senilai $2,3 miliar untuk mengakuisisi produsen TV Vizio (VZIO).

Dari sisi sektor, saham-saham semikonduktor sangat menderita, dengan Philadelphia Semiconductor Index turun 2,3%. Saham-saham perangkat keras komputer juga mengalami penurunan yang cukup besar, diwakili oleh penurunan 2,2% dari Indeks Perangkat Keras Komputer NYSE Arca. Sementara itu, saham-saham baja, perangkat lunak, dan transportasi juga bergerak turun, sementara saham-saham utilitas mengalami hari yang relatif kuat.

Secara internasional, perdagangan hari Selasa menunjukkan performa yang beragam di seluruh pasar saham Asia Pasifik. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,3%, sementara Indeks Komposit Shanghai China naik 0,4%. Pola ini juga terlihat di pasar-pasar utama Eropa, dengan Indeks CAC 40 Prancis naik 0,3% dan Indeks FTSE 100 Inggris dan Indeks DAX Jerman turun 0,2%.

Di pasar obligasi, obligasi pemerintah rebound setelah penurunan pada hari Jumat lalu. Akibatnya, imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun, yang merupakan kebalikan dari harganya, turun 4,9 basis poin menjadi 4,246%.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading