Menurut data terbaru yang dirilis oleh Badan Regulasi Properti Urban Redevelopment Authority (URA) Singapura pada 01 April 2024, Indeks Properti URA negara tersebut turun sebesar 1.3% selama kuartal pertama 2024. Pada kuartal sebelumnya, indeks tersebut telah menunjukkan kenaikan sebesar 2.8% pada kuartal keempat tahun 2023.
Periode perbandingan yang digunakan adalah kuartal demi kuartal, di mana penurunan tersebut merupakan perbandingan perubahan pada kuartal terkini dengan kuartal sebelumnya. Meskipun sebelumnya terjadi kenaikan yang signifikan, namun data terbaru menunjukkan adanya penurunan yang cukup besar pada indeks properti URA Singapura.
Perubahan ini dapat memberikan gambaran terkini tentang kondisi pasar properti di Singapura, yang dapat memengaruhi keputusan investasi dan strategi bisnis di sektor properti di negara tersebut.