Saham-saham India memulai Tahun Fiskal 2025 dengan kenaikan pada hari Senin karena statistik inflasi AS yang lebih rendah memperkuat probabilitas Federal Reserve untuk melakukan penurunan suku bunga pertama sejak dimulainya tahun ini pada bulan Juni.
FedWatch Tool dari CME Group mengindikasikan bahwa para trader saat ini memperkirakan kemungkinan 69% bank sentral AS akan melakukan penurunan suku bunga di bulan Juni.
Sementara itu, pertemuan MPC Reserve Bank of India yang akan datang menjadi sorotan utama, dengan para analis memperkirakan bank sentral India akan mempertahankan status quo pada suku bunga.
Indeks S&P BSE Sensex naik 363,20 poin atau 0,49%, berakhir pada 74.014,55. Pada saat yang sama, indeks NSE Nifty yang lebih luas menandai kenaikan 135,10 atau 0,61%, berakhir pada 22.462.
Saham-saham logam mengalami lonjakan, dengan raksasa Tata Steel dan JSW Steel mengalami kenaikan sebesar 4-5%.
Pemenang lebih lanjut pada hari ini termasuk Adani Ports, Shriram Finance, dan Divis Laboratories, yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar 3-4%.
HDFC Bank mencatat kenaikan 1,5% setelah bank sektor swasta ini menyelesaikan term sheet yang mengikat untuk menjual 100% sahamnya di HDFC Education and Development Services Private Limited.
PNB Housing Finance mengalami kenaikan 20% karena Morgan Stanley meningkatkan peringkat sahamnya menjadi 'overweight'.
Di sisi lain, Eicher Motors mengalami penurunan 1,7% menyusul laporan penurunan penjualan kendaraan komersial pada bulan Maret.
Terakhir, LTIMindTree, Nestle India dan Titan Company masing-masing mengalami penurunan sekitar 1%.