Pasar saham India mengalami pembukaan yang lemah pada hari Selasa karena indikasi-indikasi dari sektor manufaktur AS yang kuat mengurangi prospek penurunan suku bunga lebih awal oleh Federal Reserve. Indeks utama S&P BSE Sensex turun 50 poin (0,1%) menjadi menetap di 73.964 poin, sementara indeks NSE Nifty turun tipis 12 poin menjadi berkisar di 22.449 poin.
Perusahaan-perusahaan terkemuka yang mengalami penurunan harga saham termasuk Hero MotoCorp, TCS, Wipro, Bajaj Finance, dan ICICI Bank, semuanya mencatat penurunan sebesar 1-2%. Raksasa perangkat lunak Infosys mengalami penurunan sebesar 0,6% setelah menerima pemberitahuan permintaan sebesar 341 crore rupee dari departemen pajak pendapatan.
Sebaliknya, Adani Ports melonjak 2,1% didorong oleh serangkaian upgrade broker yang menguntungkan. Pendaki lainnya termasuk IndusInd Bank, HDFC Bank, Bajaj Auto, dan BPCL, masing-masing naik antara 1-3%. Aditya Birla Fashion menjadi berita utama dengan kenaikan 12% setelah mengumumkan rencana untuk memisahkan bisnis Madura-nya menjadi sebuah entitas terbuka yang terpisah.
Pemain real estat Anant Raj menandai kenaikan 2% setelah mengungkapkan bahwa mereka telah menjual proyek-proyek senilai Rs. 4.150 crores di Sektor 63A Gurugram di Haryana.