Stockland Corporation Limited, sebuah perusahaan properti terkemuka dari Australia, baru-baru ini mengumumkan kinerja kuartal ketiganya yang menyoroti parameter operasional yang kuat di segmen properti komersial.
Spread sewa untuk Logistik mencapai 42,0 persen yang signifikan, sementara Pusat Kota mengalami spread 3,5 persen. Selain itu, portofolio Pusat Kota, yang terutama berfokus pada kebutuhan pokok, menunjukkan pertumbuhan total penjualan yang sebanding sebesar 3,4 persen. Penjualan khusus yang sebanding, jika ditinjau berdasarkan MAT, menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,3 persen.
Masterplanned Communities, disingkat MPC, menunjukkan tren yang baik dengan penjualan bersih sebesar 1.242 kavling. Hal ini menunjukkan peningkatan penjualan yang stabil selama empat kuartal terakhir.
Dengan perspektif ke depan untuk tahun fiskal 2024, perusahaan mengantisipasi dana sebelum pajak dari operasi (FFO) per sekuritas berada di antara 34,5 hingga 35,5 sen. Beban pajak yang diharapkan diperkirakan akan berada pada persentase satu digit yang tinggi dari FFO sebelum pajak.
Distribusi per sekuritas diperkirakan akan sesuai dengan kisaran rasio pembayaran yang ditargetkan Stockland, yaitu 75 hingga 85 persen dari FFO setelah pajak.
Namun, perusahaan mengakui adanya ketidakpastian pasar yang sedang berlangsung dan kondisi yang berfluktuasi.
Tarun Gupta, Direktur Utama dan Chief Executive Officer Stockland, mengomentari kinerja tersebut. Dia berkata, "Sepanjang kuartal ketiga tahun 2024, Stockland telah menunjukkan kinerja operasional yang kuat dengan tetap mempertahankan fokusnya pada prioritas strategis."
Terakhir, saham Stockland mengalami kenaikan 2,19 persen di pasar Australia, menyentuh A$4,43.