Take-Two Interactive Software, Inc, penerbit video game terkenal yang bertanggung jawab atas game-game terkenal seperti "Grand Theft Auto" dan "Red Dead Redemption", telah mengumumkan penutupan dua anak perusahaannya, yaitu Intercept Games dan Roll7. Hal ini merupakan bagian dari rencana mereka untuk mengurangi 5% dari jumlah karyawan mereka pada akhir tahun 2024.
Keputusan untuk menutup studio-studio tersebut, bersama dengan Divisi Swasta, adalah untuk merampingkan operasi dan lebih fokus pada strategi bisnis yang penting. Informasi ini diperoleh dari dokumentasi yang ditinjau oleh Bloomberg.
Intercept Games, yang berlokasi di Seattle, Washington, dikenal karena mengembangkan "Kerbal Space Program" yang menjadi favorit banyak orang, sebuah game unik yang memberikan pengalaman kepada para pemainnya untuk membuat dan meluncurkan pesawat luar angkasa buatan mereka sendiri. Sesuai dengan Undang-Undang WARN, Take-Two diwajibkan untuk memberikan pemberitahuan setidaknya 60 hari sebelum melakukan PHK di Seattle. Oleh karena itu, proses pemutusan hubungan kerja terhadap 70 karyawan di lokasi ini akan dimulai pada tanggal 28 Juni, seperti yang ditegaskan oleh Departemen Keamanan Ketenagakerjaan Washington.
Roll7, studio yang bermarkas di London dan terkenal dengan "Ollie Ollie World" dan "Rollerdrome", berada di bawah kepemilikan Private Division pada tahun 2021. Meskipun Private Division ditutup, pengembangan "Kerbal Space Program 2" tidak akan terhalang karena perusahaan telah menjanjikan dukungan berkelanjutan untuk game tersebut di bawah struktur baru.
PHK juga akan meluas ke karyawan Divisi Swasta lainnya, dan Take-Two memberikan paket pesangon kepada mereka yang terkena dampaknya. Perubahan ini bertepatan dengan proses Take-Two yang sedang berlangsung untuk membeli Gearbox, otak di balik "Borderlands", dengan harga sekitar $ 460 juta. Akuisisi ini diproyeksikan akan selesai dalam beberapa bulan mendatang.